Atom adalah partikel paling kecil yang masih memiliki sifat unsur. Jari-jari atom hanya sekitar 0,1 nm (0,1 x 10-9m). Atom tidak membelah diri secara spontan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Semua atom mengandung electron bermuatan negative, namun netral. Jika sebuah atom atau sekumpulan atom kita ganggu dengan gaya yang cukup kuat, elektronnya akan terpancarkan. Melalui beberapa percobaan, kita memperoleh sejumlah pengetahuan yang kemudain dapat digunakan untuk membangun suatu model atom, guna memahami struktur atom.
Setelah Rutherford mengemukakan bahwa massa dan muatan positif atom terhimpun pada suatu daerah kecil di pusatnya, fisikawan Denmark, Niels Bohr, pada 1913, mengemukakan bahwa atom ternyata mirip system planet mini, dengan electron-elektron mengedari inti atom seperti halnya planet-planet mengedari matahari. Dengan alasan yang sama bahwa system tata surya tidak runtuh karena tarikan gravitasi antara matahari dan tiap planet, atom juga tidak runtuh karena tarikan elektrostatik Coulomb anatara inti atom dan tiap electron.
Model atom Bohr juga menerangkan bahwa electron-elektron dalam mengelilingi inti berada dalam tingkat-tingkat energy (kulit) tertentu tanpa menyerap atau memancarkan energy, dan juga dapat berpindah dari kulit luar ke kulit yang lebih dalam dengan memancarkan energy atau sebaliknya.
Untuk menentukan kedudukan suatu electron dalam atom, digunakan empat bilangan kuantum, yaitu bilangan kuantum utama n, bilangan kuantum azimuth l, bilangan kuantum magnetic m, dan bilangan kuantum spin s.
A. Bilangan Kuantum
Bilangan
kuantum adalah suatu harga yang menyatakan keadaan orbital suatu atom. Bilangan
kuantum terdiri dari :
1. Bilangan
kuantum utama (n)
2. Bilangan
kuantum Azimuth (l)
3. Bilangan
kuantum magnetic (ml).
4. Bilangan
kuantum spin (s).
I.
Bilangan
Kuantum Utama (n)
Bilangan kuantum utama (n) adalah
suatu harga yang menyatakan tingkat energy atau kulit dalam atom. Bilangan
kuantum utama n, bernilai bulat, 1,2,3 …. Dan merupakan dasar penentu harga
bilangan kuantum lain. Bilangan kuantum utama antara lain :
Kulit
|
K
|
L
|
M
|
N
|
Harga
|
1
|
2
|
3
|
4
|
II. Bilangan
kuantum Azimuth (l)
Bilangan kuantum
azimuth atau orbital adalah suatu harga yang menyatakan sub kulit atom dan
bentuk geometri orbital. Bilangan kuantum l
dibatasi oleh nilai n . bilangan
kuantum l bernilai bulat dari 0
hingga n – 1. Sebagai contoh, untuk n =
1, hanya nilai l = 0 yang
diperkenankan; untuk nilai n = 2, hanya
nilai l = 0 dan l = 1 yang diperkenankan.
Sub-kulit atom
ditentukan oleh harga bilangan kuantum azimuth sesuai data berikut :
Sub-Kulit
|
s
|
p
|
d
|
f
|
Harga
|
0
|
1
|
2
|
3
|
Kulit-kulit atom dalam
keadaan penuh terisi electron adalah :
Kulit
|
K
|
L
|
M
|
N
|
Harga
|
0
|
0,1
|
0,1,2
|
0,1,2,3
|
Sub-kulit atom
|
1s
|
2s 2p
|
3s 3p 3d
|
4s 4p 4d 4f
|
Total elektron
|
2
|
8
|
18
|
32
|
III.
Bilangan
Kuantum magnetic (ml)
Bilangan kuantum
magnetic (ml) adalah suatu harga yang menyatakan banyak dan
posisi/ orientasi orbital. Untuk tiap nilai l,
bilangan kuantum magnetic ml
memiliki nilai 0, ±1, ±2, …. , ± l.
Posisi/ orientasi atau
orbital adalah tempat dimana electron bergerak di dalam atom, dan masing-masing
orbital maksimum menampung sepasang electron. Sub-kulit atom dalam keadaan
terisi penuh electron adalah :
Sub-kulit
|
s
|
P
|
d
|
f
|
||||||||||||||||
Harga
|
0
|
-1 s.d +1
|
-2 s.d +2
|
-3 s.d +3
|
||||||||||||||||
Diagram
|
|
|
|
|
||||||||||||||||
Jumlah Orbital
|
1
|
3
|
5
|
7
|
||||||||||||||||
Jumlah Elektron
|
2
|
6
|
10
|
14
|
IV.
Bilangan
kuantum spin (s)
Bilangan kuantum spin s adalah suatu harga yang menyatakan
kedudukan dan arah rotasi electron pada suatu orbital. Bilangan kuantum spin
tidak digunakan dalam menentukan keadaan orbital, hanya untuk menentukan
perbedaan electron pada orbital. Karena terdapat dua electron dalam satu
orbital, sedangkan keduanya memiliki kutub padanya, maka nilai electron yang
berpasangan dalam orbital tersebut harus berbeda nilai.
Harga
|
s = +1/2
|
S = -1/2
|
||
Elektron
|
![]() |
![]() |
||
Arah
|
Berlawanan jarum jam
|
Searah
jarum jam
|
||
Kutub
|
terbalik
|
normal
|
||
posisi
|


Tidak ada komentar:
Posting Komentar