a. Pengertian model pembelajaran portofolio
Portofolio berasal dari bahasa inggris “portfolio” yang artinya
dokumen atau surat-surat dan dapat juga diartikan sebagai kumpulan
kertas-kertas berharga dari suatu pekerjaan tertentu. Menurut Fajar portofolio adalah suatu kumpulan pekerjaan siswa dengan
maksud tertentu dan terpadu yang diseleksi menurut panduan yang ditentukan.
Panduan ini beragam tergantung pada mata pelajaran dan tujuan penilaian
portofolio. Biasanya portofolio ini merupakan karya terpilih dari seorang
siswa, tetapi dalam model pembelajaran ini setiap portofolio berisi karya
terpilih siswa dari satu kelas secara keseluruhan yang bekerja secara
kooperatif memilih, membahas, mencari data, mengolah,
menganalisis dan mencari pemecahan terhadap suatu
masalah yang dikaji.
b.
Langkah-langkah
model pembelajaran portofolio adalah
Langkah-langkah model pembelajaran
portofolio adalah
1)
Mengidentifikasi masalah yang ada di masyarakat
Dalam tahap ini terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guru bersama siswa
yaitu : mendiskusikan tujuan, mencari masalah, apa saja yang siswa ketahui,
tentang masalah-masalah di masyarakat dan memberi tugas pekerjaan rumah tentang
masalah-masalah yang ada di lingkungan masyarakat yang mereka anggap penting sesuai dengan
kemampuan siswa.
2)
Memilih masalah untuk kajian kelas
Sebelum memilih masalah yang akan dikaji hendaknya para siswa mengkaji terlebih
dahulu pengetahuan yang telah mereka miliki tentang masalah di masyarakat,
dengan langkah sebagai berikut:
· Mengkaji masalah yang telah dikumpulkan.
· Mengadakan pemilihan secara demokratis tentang masalah
yang akan mereka kaji dengan cara memilih salah satu masalah yang telah ditulis
di papan tulis.
· Melakukan penelitian lanjutan tentang masalah yang
terpilih untuk dikaji dengan mengumpulkan informasi.
3)
Mengumpulkan informasi masalah yang akan dikaji di kelas
Langkah-langkah dalam tahap ini adalah sebagai berikut:
· Mengidentifikasi sumber-sumber informasi.
· Tinjau ulang untuk memperoleh dan mendokumentasikan
informasi.
· Pengumpulan informasi.
4)
Mengembangkan portofolio kelas
Pada tahap ini, siswa hendaknya telah menyelesaikan penelitian yang memadai
untuk memulai membuat portofolio kelas, dengan langkah sebagai berikut:
· Kelas dibagi dalam 4 kelompok dan setiap kelompok akan
bertanggung jawab untuk membuat satu bagian portofolio.
· Guru mengulas tugas-tugas rinciannya untuk portofolio.
· Guru menjelaskan bahwa informasi yang dikumpulkan oleh
tim penelitian seringkali akan bermanfaat bagi lebih dari satu kelompok
portofolio.
· Guru menjelaskan spesifikasi portofolio yakni terdapat
bagian penayangan dan bagian dokumentasi
pada setiap kelompok.
5)
Penyajian portofolio (show case)
Dalam menyelenggarakan gelar kasus (show case), guru sebagai pihak penyelenggara
hendaknya melakukan hal-hal sebagai berikut:
· Persiapan show case.
· Pembukaan show case.
· Penyajian oleh kelompok yang telah dibentuk disertai
tanya-jawab oleh dewan juri.
· Selingan.
· Tanggapan audiens.
· Pengumuman dewan juri.
· Kriteria dan format penilaian.
Penyajian portofolio (show case) dilaksanakan setelah kelas
menyelesaikan portofolio tampilan maupun portofolio dokumentasi. Pelaksanaan
dapat dilakukan pada akhir semester satu atau akhir semester dua bersamaan dengan
kenaikan kelas. Hal itu tergantung pada kondisi dan situasi sekolah.
6)
Merefleksi pada pengalaman belajar
Dalam
kegiatan refleksi ini siswa diajak melakukan evaluasi tentang apa dan bagaimana
mereka belajar. Tujuan refleksi adalah untuk belajar menghindar kesalahan di
masa yang akan datang dan meningkatkan kinerja siswa.
c. Kelebihan dan kelemahan
model pembelajaran portofolio
Menurut Nuryani dalam Nugrahaeni (2007) kelebihan dan kelemahan model pembelajaran portofolio adalah
1) Kelebihan model pembelajaran portofolio adalah
a) Memungkinkan
pendidik mengakses kemampuan peserta didik untuk membuat, menghasilkan berbagai tugas akademik.
b)
Memungkinkan
pendidik menilai ketrampilan atau kecakapan peserta didik.
c) Mendorong
kolaborasi antara peserta didik dengan pendidik, antara peserta didik dengan peserta didik lainnya.
d) Memungkinkan
pendidik mengintervensi proses dan menentukan dimana pendidik tersebut perlu membantu.
2) Kelemahan model pembelajaran portofolio adalah
a) Memerlukan waktu yang relatif lama.
b) Pendidik harus tekun, sabar dan terampil.
c) Tidak ada kriteria yang standar.
terimakasih sangat bermanfaat
BalasHapus